Berangkat dari kondisi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang tidak profesionalisme dalam penyaluran dan penyerapan dana Desa untuk masyarakat, maka diperlukan sebuah manajemen sistem yang dapat mengatur dan menghidupan Bumdes kembali. Motor penggerak investasi ke Desa dan juga permodalan untuk langsung masuk ke Desa adalah dengan mendirikan sebuah badan usaha Perseroan Terbatas (PT).

Berkenaan dengan hal diatas, maka dibutuhkan sebuah pelatihan untuk masyarakat Desa dalam pembuatan manajemen Business Plan yang bagus agar di Desa memiliki bisnis yang menguntungkan dan dikelola dengan profesional.

Maka pada tanggal 22 Agustus 2020 bertempat di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Wonosobo, DPD ApediJawa Tengah bersama DPC Apedi Wonosobo berkolaborasi menyelenggarakan Pelantikan & Pengukuhan DPC yang ada di Jawa Tengah dan sekaligus memberikan pelatihan Business Plan.

Pelatihan tersebut berjalan dengan lancar dan peserta mengikutinya dengan sangat antusias. Acara ini juga dihadiri oleh Pengurus DPP Apedi, ketua Umum DPD Apedi Jawa Tengah M.Ismail Zulkarnain, BLK Wonosobo, 7 Ketua DPC Apedi,100 peserta pelatihan dari masyarakat Wonosobo dan beberapa delegasi dari DPC Apedi.

Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan sektor ekonomi desa dengan legalitas yang jelas serta manajemen yang tepat.

Untuk itu, salah satu program yang akan dijalankan dari One Village One Company adalah Barter Trading Regional. Ini merupakan program pertukaran pemenuhan barang untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh Kabupaten di Jawa Tengah. Di setiap DPC yang ada di Jawa Tengah akan dicanangkan program tersebut yang kompeten. Dalam hal ini ada 7 DPC yang akan di jadikan project percontohan. DPC tersebut meliputi Kabupaten Pekalongan, Wonosobo, Wonogiri, Sragen, Banjarnegara, Tulungagung dan Magelang.

Mengenai program tersebut, DPC Wonosobo akan fokus dalam Barter Trading untuk pemasok sayur mayur, DPC Sragen dengan komoditi beras organik, DPC Kabupaten Pekalongan untuk pasokan ikan. Komoditi tersebut akan difungsikan untuk mencukupi kebutuhan setiap Kabupaten di Jawa Tengah.

Dari hal tersebut, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk peningkatan perekonomian dan meningkatkan tingkat penjualan komoditi daerah sehingga masing-masing DPC akan mandiri.

Khaerul Umam selaku Ketua DPC Apedi Wonosobo mengemukakan bahwa dengan adanya pelatihan Business Plan yang diselenggarakan oleh Apedi akan membawa perubahan besar bagi masyarakat Wonosobo dan apabila program One Village One Company dapat berjalan tentunya ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan memajukan Wonosobo.

Maka dari itu, dalam waktu dekat akan dijalankan Regional Barter Trading untuk pemenuhan kebutuhan daerah di Jawa Tengah antar DPC sekaligus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Program Jadoel (Jaringan Desa Online) untuk internet Desa dan Program Permodalan Perusahaan Desa yang merupakan hasil dari peserta pelatihan yang memiliki bisnis usaha dan Business Plan yang bagus layak untuk didanai dan mendapatkan modal kerja.

Menurut M.Sabdo yang merupakan pembawa materi pada hari tersebut yang sekaligus merupakan Sekjen DPP Apedi menuturkan, antusis peserta pelatihan yang supportif pada acara pelatihan menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk memajukan perekonomian di Jawa Tengah sangat tinggi. Hal ini tentunya akan membawa perubahan yang lebih baik dan diharapkan dari hasil pelatihan ini tidak ada sekedar untuk diketahui dan pahami namun alangkah baiknya juga diimplementasikan. Untuk itu peran pemuda dan seluruh masyarakat sangat diperlulan.

Ditulis oleh: Tatik Nurhalisah/ DPP