Ringkasan :

  1. Dukungan investor yang sudah ada yaitu penyediaan RMU senilai 16M. Tugas APEDI menyediakan lahan sesuai dengan yang sudah di tentukan, minimal 100 Hektar/daerah
  2. Korporasi Tani, hal yang didahulukan adalah Legalitas berupa PT agar dapat berjalan dengan managemen modern, lebih dikenal oleh pemodal dalam hal ini seperti Bank dll. Selain itu juga berguna untuk membuat kontrak dagang jangka panjang
  3. Biaya pembuatan PT melalui APEDI Rp 4.700.000. Harga tersebut lebih murah dari harga pasaran pembuatan PT.
  4. Contoh, dalam satu Legalitas/PT terdiri dari 5 orang petani, sebagai pemilik saham, digabung dengan perwakilan DPC/DPD sehingga petani memiliki saham
  5. Langkah pemodalan yaitu dengan penjaminan lahan anggota tani sebagai Aset PT, misal per petani menjaminkan 1 hektar berarti per PT ada jaminan lahan 5 hektar. Dengan asumsi per PT memeroleh pendanaan sebesar 50jt. Dengan total 20 PT dana yang terkumpul yaitu 1M yang akan dikelola melalui Holding Company yaitu PT yang dibuat oleh APEDI.
  6. Penyetoran modal pada pembuatan PT sangat praktis yaitu cukup dengan surat pernyataan modal.
  7. Pajak dipengaruhi oleh Omset
  8. Tugas awal APEDI, petakan potensi 2-3 Desa terlebih dahulu sebagai percontohan/prototype. Pemetaan berupa Luas lahan dan kapasitas produksi. Langsug survey lapangan.
  9. Lahan sebagai jaminan untuk pengajuan dana yang telah dijadikan asset PT.
  10. Apasaja data yang perlu dikumpulkan bias ditanyakan ke Mba Ayunia.
  11. Bibit padi Trisakti menghasilkan hingga 10 ton per hektar
  12. Kebutuhan seperti pupuk dll dapat diajukan ke APEDI pusat
  13. Antisipasi gagal panen, beli polish Asuransi khusus
  14. Pemetaan potensi dan masalah bisa mengikuti format yang diberikan oleh DPP, hingga september 2021 DPP akan mengupayakan telah mengunjungi masing2 DPD untuk mengeksekusi project

Mari bergerak bersama Merajut Desa Membangun Indonesia.